Hai! Selamat datang di duniaku yang penuh dengan berbagai macam tulisan.. Salam hangat untuk kalian semua. Allah selalu mendampingi kalian :)
RSS

31 Desember 2010

gue?

lo, gue, dia, mereka dan semua orang yang ada dinuia ini mungkin pernah berkata, masa remaja adalah masa mencari jati diri yang penuh tantangan bahkan terkadang menemukan sebuah masalah untuk menemukan jati dirinya.

gue akuin memang itu adalah benar, dan pada kenyataannya gue ngerasain sendiri bagaimana mencari jati diri itu dengan mencoba hal-hal yang baru.

dan kini gue bertemu dengan berbagai jenis masalah, dari mulai yang kecil bahkan yang besar sekalipun. Tapi apa yang gue lakukan saat gue mulai seperti itu? Gue engga bisa berbuat apa-apa kecuali hanya bisa nangis untuk mengungkapkan rasa kekesalan, rasa kekecewaan akan sebuah masalah yang gue hadapin. Gue engga peduli anggapan orang lain kalo gue itu cengeng, lemah atau apalah itu namanya. Selagi gue bisa ngerasain ketenangan, gue nyaman dengan apa yang gue lakukan meskipun kata orang, itu adalah pebuatan yang kekanak-kanakan. Gue, kata orang yang pernah mengenal gue, gue adalah orang yang egois. Orang yang terkadang mementingkan diri sendiri. Gue tau, gue udah gede, udah mau menginjak usia ke 15, gue sekarang udah ada dibangku sma bukan smp. Gue tahu di usia gue yang sekarang, udah bukan saatnya lagi untuk bersantai, bermain, bukan saatnya lagi untuk terus menangis dan untuk mempertahankan keegoisan gue sekalipun. Gue juga sadar akan cita-cita gue yang harus gue raih di usia mendatang. Gue juga sadar, dalam keluarga gue, gue adalah seorang kakak yang harus memberikan contoh yang baik untuk adik gue.

Dan saat ini gue dihadapkan pada dua pilihan, meneruskan sekolah atau ingin terus bermain dengan sesuatu yang engga penting? Pilihan gue? Gue ini tipikal orang yang kadang-kadang semaunya sendiri, pemalas. Jadi sudah jelas gue memilih untuk bermain dengan teman-teman dibandingkan mencari ilmu.

Gue pernah berpikir, apakah gue masih pantes hidup didunia ini? Apa gue berguna dimata mereka? Apakah gue masih bisa menjadi teman, kakak dan anak yang baik buat mereka semua yang ada disekitar gue?

Gue rasa jawabannya adalah tidak! gue belum bisa menghilangkan semua itu dari dalam diri gue. Gue belum bisa menjadi seorang remaja yang dewasa, seorang yang berpikir dengan otak bukan dengan emosi.

Sekarang, di tahun yang baru, gue akan memulai lembaran baru. Ya tentunya harus menjadi lebih baik dari sebelumnya. Gue harus bisa menghilangkan semua sifat buruk gue dimasa mendatang. Belajar menghargai apapun yang ada didalam hidup gue. Entah itu teman, keluarga atau apapun yang pernah mengisi hidup gue.

:) :D

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar